
Bahagia adalah menerima kenyataan. menerima kenyatan bukan berarti pasrah, yang artinya menerima kenyataan, tetapi berusaha menampilkan kenyataan yang ad dengan sebaik-baiknya.
Dan, adalah sebuah bentuk kebahagiaan, jika dengan kebahgiaan yang kita lalui, kita bagikan dengan manusia-manusia lain disektar kita, dengan tanpa mendahului nikmat yang lainnya.
Wahai, manusia dengan kenyataannya...
buang saja sampah-sampah kemauan dan tekad yang kalian anggap satu itu, dengan mengganti dengan kemauan keras yang bersumber atas iman dan taqwa. Pastinya, bukanlah suatu hal yang mustahil, jika kemampuan manusia itu, selalu diuji dengan kenyataan-kenyataan pahit didalmnya. Jangan merasa Allah benci sama kita, jika kita selalu diberi kesulitan-kesulitan yang selalu datang dalm kehidupan anda. Karena hakekat sebenarnya dari sebuah kecintaan, adalah melalui masa-masa sulit itu dengan kasih sayang dan pengabdian yang tulus.
Bukankah kecintaan anda terhadap suatu benda akan membuat anda semakin bersemangat untuk mendapatkannya?
Bahkan mungkin anda akan sampai lupa dengan nikmat-nikmat yang lainnya, yang seharusnya kita rasakan lebih, tetapi karena kecintaan kita, nikmat itu sulit menembus kenyataan kita yang selalu mengejar kecintaan dan kepopularitasan hidup didunia.
Saudaraku.....
Masih banyak hal yang ingin aku sampaikan dalam kebahagiaanku ini. Namun karena malam ini, aku ahrus melakukan hal yang lainnya, maka kalian aku tinggalkan dengan pesan pendek berikut:
"komengpasfm_aziz@yahoo.com - 081575406699"
1 komentar:
please
Poskan Komentar